February 07, 2020

Michael Owen: Saya Masih Cinta Liverpool

Michael Owen mengaku tetap mencintai Liverpool dan itu ia ungkapkan kepada mantan rekan setimnya Jamie Carragher di podcaste ‘The Greatest Game’.

Owen merupakan jebolan akademi Liverpool dan menjadi pemain idola publik Anfield berkat insting tajamnya di depan gawang, namun polemik mulai muncul ketika ia memutuskan pindah ke Real Madrid pada 2005.

Penyerang internasional Inggris itu hanya bertahan satu tahun di Madrid dan lantas pulang untuk memperkuat Newcastle United, sebelum kemudian menerima pinangan Manchester United arahan Sir Alex Ferguson pada 2009 dan menjuarai Liga Primer Inggris.

Dalam podcast tersebut, Owen bahkan merasa sakit hati karena dicerca oleh suporter Liverpool, dan perlakuan itu sudah ia dapatkan ketika memperkuat Newcastle.

“Saya nyaris menangis, itu rasanya menyakitkan pulang ke Anfield dan mendengar cemoohan ketika saya masih di Newcastle,” ujar Owen.

“Menangis di ruang pemain dan berharap tidak ada yang melihat. Anda [Carragher] yang membela di publik jelas membantu, namun itu menjadi siksaan untuk waktu yang lama. Itu rasanya seperti bercerai dengan istri. Saya hanya bisa menyalahkan diri sendiri, saya bilang ya kepada Real Madrid.

“Saya masih mencintai Liverpool. Berbeda dengan Anda [Carragher], Anda masih diidolakan di sana. Saya dahulu pernah di posisimu.”

Owen melanjutkan: “Ketika saya berjalan di The Kop, mereka meneriakkan ‘Kamu orang nakal Manchester’ atau apapun itu, dan saya harus hidup dengan itu sekarang dan itu sangat menyakitkan.

“Itu membuat hati saya sakit selama bertahun-tahun dan luka itu tidak bisa sembuh.

“Saya tidak bisa menyembunyikan apa yang ada di hati saya, karena jika bisa itu bagus buat saya. Saya kemudian bisa hidup dengan tenang dan bilang ‘Saya tidak peduli’, tapi masalahnya saya peduli.

“Saya tahu siapa klub yang saya dukung, namun saya tidak bisa mengubah apa yang telah saya lakukan. Saya membuat keputusan. Saya tidak menyalahkan orang lain,” imbuhnya.